13 May 2007

Makna Cinta


Cinta itu anugerah. Cinta bukan paksaan dan bukan sesuatu yang menghinakan. Namun jika cinta memilih untuk pergi, apalah daya. Tiada yang pernah kekal apalagi abadiApalah yang dapat dilakukan oleh seorang perempuan apabila dia merindui sang jejaka. Rindu yang bukan kepalang...rindu yang adakalanya sangat menyakitkan. Menusuk sukma hingga menitis lah air mata. Anehnya dia tidak pernah pun meminta rindu itu hadir dalam hidupnya apalagi untuk mengocak tenangnya sebuah hati. Apalah yang dapat dilakukan olehnya selain dari berdiam dan berharap agar jejakanya juga merasakan getar rindu seperti yang dirasakannya.

Namun rindu itu rupanya hanya milik dia. Rindunya tidak pernah berbalas apalagi dinyatakan secara nyata. Lalu jadilah ia perempuan yang pemurung. Telah hilang tawa dan riang diwajahnya. Suatu ketika sedarlah ia...bahawa hidup bukan hanya untuk berlagu sendu. Lalu dia mengumpul kekuatan..membuang rindu, harapan dan cinta dalam hatinya. Dia mula menjadi orang asing... kata-katanya menjadi kasar...demikian katanya “ persetan dengan perasaan ini. Aku masih biasa hidup meski tanpamu. Aku masih bisa menelerusi hidup ini dengan tawa walau tanpa cinta mu. Aku akan buang semua perasaan ini dan aku AKAN BERHENTI BERHARAP”.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment